20 PTN Ini Perketat Penerimaan Mahasiswa Prodi Sains Lewat SNMPTN

20 PTN Ini Perketat Penerimaan Mahasiswa Prodi Sains Lewat SNMPTN

Jakarta – Ada 20 perguruan tinggi negeri (PTN) yang memperketat kuota penerimaan mahasiswa baru di program studi (prodi) sains dan tekonologi lewat jalur SNMPTN. Prodi yang diperketat kuota mahaiswa didiknya antara lain ilmu farmasi, ilmu teknologi informatika, ilmu psikologi, ilmu gizi dan aktuaria.

“Prodi Farmasi Universitas Syah Kuala memperketat penerimaan mahasiswa baru menjadi 0,931 persen dari mahasiswa yang ada. Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Negeri Yogyakarta 1,131 persen,” kata Ketua Panitia Pusat Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru PTN Profesor Dr Ravik Karsidi.

Hal itu disampaikan Ravik saat menggelar jumpa pers di Kemenristekdikti, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (17/4/2018).

Sementara itu 18 universitas lainnya yang mempersempit kuota penerimaan mahasiswa baru di prodi sains dan teknologi antara lain:

1. Prodi Teknologi Informatika Universitas Padjadjaran 1,183 persen.
2. Prodi Aktuaria Universitas Indonesia 1,25 persen.
3. Prodi Ilmu Gizi Universitas Jenderal Soedirman 1,371 persen.
4. Prodi Farmasi Universitas 11 Maret 1,396 persen.
5. Prodi Teknik Informatika Universitas Hasanudsin 1,4 persen.
6. Prodi Farmasi Universitas Diponegoro 1,477 persen.
7. Prodi Psikologi Universitas 11 Maret 1,516 persen.
8. Prodi Teknik Informatika Universitas 11 Maret 1,518 persen.
9. Prodi Farmasi Universitas Jenderal Soedirman 1,595 persen.
10. Prodi Ilmu Komputer Universitas Gadjah Mada 1,610 persen.
11. Prodi Ilmu Komputer Universitas Pendidikan Indonesia 1,663 persen.
12. Prodi Ilmu Gizi Universitas Negeri Medan 1,676 persen.
13. Prodi Farmasi Universitas Brawijaya 1,764 persen.
14. Prodi Teknik Informatika Universiras Lampung 1,767 persen.
15. Prodi Ilmu Komputer Universitas Sumatera Utara 1,781 persen.
16. Prodi Informatika Universitas Syah Kuala 1,784 persen.
17. Prodi Farmasi Universitas Padjajaran 1,799 persen.
18. Prodi Teknik Informatika Universitas Jenderal Soedirman 1,833 persen.
(aud/rna)

Sumber Berita Detik.Com Sbobet