38 Orang Tewas Kecelakaan di Perlintasan KA pada 2016-2018

38 Orang Tewas Kecelakaan di Perlintasan KA pada 2016-2018

Jakarta – Kecelakaan lalu lintas di perlintasan kereta api setiap tahunnya menunjukan angka yang memprihatinkan. Selama kurun waktu 2016-2018, tercatat ada 38 orang tewas akibat kecelakaan di perlintasan KA di wilayah hukum Jadetabek.

“Kecelakaan di perlintasan sebidang antara KA dan jalan cukup banyak,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto dalam keterangannya kepada detikcom, Selasa (17/4/2018).

Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, kecelakaan di perlintasan KA pada tahun 2016 mencapai 20 kejadian. Dari 20 kejadian ini menimbulkan korban 9 orang tewas, 5 orang luka berat dan 6 orang luka ringan.

Pada tahun 2017, total ada 26 kejadian kecelakaan di perlintasan kereta api di wilayah Jadetabek dengan total korban 26 orang. Dari kejadian itu terdapat 12 orang tewas, 5 luka berat dan 9 luka ringan.

Sedangkan selama periode Januari-April 2018, sudah ada 6 kejadian kecelakaan di perlintasan KA. Dari 6 kejadian itu, 5 orang tewas dan 1 orang luka berat.

Kecelakaan di perlintasan KA masih terjadi karena minimnya kesadaran masyarakat. Masyarakat sering kali abai akan keselamatan ketika menerobos palang perlintasan KA.

“Kesadaran masyarakat pengguna jalan pada saat melintas simpang sebidang masih banyak yang menyerobot pada saat sinyal sudah berbunyi dan pintu KA sudah ditutup, sehingga mengabaikan keselamatan yang berpotensi pada kecelakaan,” tuturnya.

Budiyanto kembali mengingatkan bahaya menerobos palang perlintasan KA. Selain itu, ia juga mengingatkan konsekuensi dari pelanggaran tersebut, bisa dikenakan denda maksimal Rp 750 ribu.

(mei/bag)

Sumber Berita Detik.Com Sbobet