Antisipasi Kabut Asap di Asian Games, TNI Buka Posko Satgas

Antisipasi Kabut Asap di Asian Games, TNI Buka Posko Satgas

Palembang – Prajurit TNI diminta untuk turun langsung mencegah terjadinya kebakaran hutan mengantisipasi terjadinya bencana kabut asap saat Asian Games. Palembang harus bebas dari polusi asap.

“Saya mau semua prajurit terlibat dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Sebab jika itu terjadi, maka akan timbul asap dan mengganggu penyelanggaraan Asian Games,” kata Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI A.M Putranto di Palembang, Selasa (17/4/2018).

Palembang akan jadi tuan rumah Asian Games bersama DKI Jakarta pada Agustus mendatang. Kedua kota ini akan menjadi tuan rumah bagi ribuan atlet, official dan pengunjung. Harapannya, tamu yang datang harus terbebas dari bencana kabut asap seperti yang terjadi pada 2015 lalu.

“Peserta nanti harus terbebas dari polusi udara, tidak boleh ada kebakaran hutan. Mulai saat ini seluruh prajurit TNI harus siaga dan melakukan upaya pecegahan,” ujar Putranto

Sementara itu, Kasdam II Sriwijaya Brigjen TNI Syafrial mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan jajaran di daerah. Termasuk mendirikan pos pantau untuk melakukan pencegahan.

“Posko satgas untuk memantau sudah didirikan di tiap daerah. Saya rasa ini akan membantu untuk pencegahan agar tidak lagi terjadi kebakaran,” kata Syafrial.

Sebelumnya Pangdam II Sriwijaya dan Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain telah memantau beberapa titik rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan di Sumsel. Salah satu daerah rawan terbakar yaitu di Ogan Komering Ilir dan Ogan Ilir.

Kedua daerah ini memiliki lahan gambut yang sangat luas dan dipastikan sulit dipadamkan jika sudah terbakar. Untuk itu, pencegahan harus dilakukan sejak dini dengan membuat sekat kanal.

Sekat kanal ini dinilai efektif membatasi penyebaran api saat terjadi kebakaran. Bahkan dapat membagi serapan air yang terkandung di lahan gambut.
(tfq/asp)

Sumber Berita Detik.Com Sbobet