Ini Tanggapan Mendikbud soal 2 Remaja Kebelet Nikah di Bantaeng

Ini Tanggapan Mendikbud soal 2 Remaja Kebelet Nikah di Bantaeng

Cirebon – Dua pelajar SMP di Bantaeng, Sulaweai Selatan, tengah menjadi sorotan gara-gara ingin menikah. Bahkan, dua pelajar itu sudah menjalani bimbingan nikah di KUA Bantaeng.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menilai fenomena pernikahan dini tak hanya terjadi di Bantaeng. Ia menilai pernikahan dini masih banyak terjadi di beberapa daerah lainnya.

“Tidak hanya itu, kasus pernikahan dini itu banyak. Buktinya banyak yang mengundurkan diri saat ujian nasional karena menikah,” kata Muhadjir kepada awak media di Stasiun Cirebon, Selasa (17/4/2018) malam.

Muhadjir mengatakan persoalan pernikahan dini bukanlah ranahnya. Kendati demikian, lanjut dia, pernikahan bukanlah salah satu alasan untuk tidak melanjutkan pendidikannya.

“Mereka itu harus mendapatkan pendidikan. Kalau tidak ikut pendidikan formal bisa juga melanjutkan melalui pendidikan kesetaraan. Tidak ada larangan untuk bersekolah kok,” tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kedua pelajar itu telah menjalani bimbingan perkawinan yang digelar KUA Kecamatan Bantaeng sebelum melangsungkan pernikahan.

“Yah memang benar adanya. Saat digelar bimbingan, kedua calon pengantin ini juga ikut. Keluarga mereka mengajukan permohonan dispensasi ke Pengadilan Agama dan dikabulkan,” kata Humas Kantor Kemenag Bantaeng, Mahdi Bakri saat dihubungi detikcom.

(bbn/rna)Sumber Berita Detik.Com Sbobet