Ketua KPK Tunda Perpanjangan Masa Kerja Penyidik Polri

Ketua KPK Tunda Perpanjangan Masa Kerja Penyidik Polri

Jakarta

Ketua KPK Agus Rahardjo menunda perpanjangan masa kerja penyidik Polri yang bertugas di KPK. Agus sudah menjelaskan keputusan tersebut kepada pegawai KPK.

“Hari ini di email pegawai seluruh KPK saya jelaskan sementara kita tunda, kita kaji lagi,” ujar Agus di Kantor PPATK, Jalan Juanda, Jakarta, Selasa (17/4/2018).

Menurut Agus, penyidik Polri yang sudah bekerja selama 10 tahun bernama M Ihami direkrut untuk menyelesaikan kasus korupsi yang khusus. “Dia (M Irhami) direkrut untuk menyelesaikan kasus yang khusus,” ujar dia.

Direktur Penyidikan KPK Aris Budiman sebelumnya, menceritakan soal e-mail internal KPK terkait penerimaan pegawai. Dia meminta salah satu kasatgas kembali menjadi penyidik di KPK. Namun rekomendasi ini, disebut Aris, malah dikembangkan seolah seperti kuda Troya.

“Hari ini saya terima e-mail penerimaan pegawai, salah satu kasatgas saya, saya minta kembali menjadi penyidik di KPK dan dia adalah penyidik yang baik, termasuk penerimaan beliau. Di dalam KPK dikembangkan seolah-olah ini seperti kuda Troya,” ujar Aris di Kantor KPK, Jakarta, Jumat (6/4).

Namun menurut Peraturan Pemerintah No 63 tahun 2005 tentang Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia KPK. Masa penugasan pegawai negeri yang dipekerjakan di KPK paling lama empat tahun. Aturan itu membatasi masa kerja penyidik selama 10 tahun.

(fai/fdn)

Sumber Berita Detik.Com Sbobet